2.01.2009

From: Marihuanie | To: You | Subject: re: Struggle Cintamu


Bisakah aku menulis tentangmu?

Dulu Ya. Sekarang Tidak.

Karena aku mengalami sensasi bernama sakit kepala berat saat mulai memikirkanmu
Tidak lagi bisa aku menulis tentang indah,
karena ada mimpi buruk yang menghantui dari long-term memory di hypocampus otakku
Namun tidak juga bisa kutulis mimpi buruk itu,
karena ada indah yang menyergapku dalam dunia penuh warna merah jambu

Ambigu.

Aku tidak ingin lagi menulis keindahan dan mimpi buruk sekaligus,
karena keduanya akan bersimbiosis, beraddisi, bersinergi, lalu menghasilkan Konstanta yang bernilai Nol (atau barangkali minus)

Aku tidak mau Nol.
Aku ingin di atas Nol. Positif.
(ya, bisa kan kau membayangkan grafik cartesius dengan empat kuadran itu?)

Maka genggam axis Y itu hingga kau mencapai angka Nol, lalu perlahan naik ke atas sampai angka tak terhingga..
(dan aku akan bersabar menunggu)

Maka satukan kembali puzzle yang berserakan itu hingga membentuk gambar yang sempurna..
Lalu rekatkan, bingkai, dan gantung di dinding kamarmu
(Juga patri di hatimu)

Agar aku dapat menulis lagi tentangmu..
(yang tentu saja hanya tentang dunia merah jambu)






DHUAARRR!!!

Ada yang Mendesak, Meluap

Melumat Menerjang

Menghantam keras!

Merusak lalu Membakar ...

Hingga mereka Hancur, Tak Berfungsi, Hangus, lalu Mati.

(semoga dalam waktu dekat)



Manusia Hitam Putih

Lama saling bertukar nama
Di hiruk pikuk manusia dalam euphoria
Berkali-kali 360 hari terlewati, bertambah dewasa dalam kecamuk rasa sendiri
Kenapa angin berhembus ke pantai? kepada nya?
Dalam diam ikuti jejak langkah itu..
Di alam bawah sadar adalah cahaya itu yang kucari
Dan semakin hanyut dalam indah aksara, luasnya hati, dan emosi hitam putih jiwa
Manusia hitam putih
Hanya pemimpi dengan jiwa yang kugila..
Dan aku tak punya nyali untuk bicara.

(dari catatan seorang bocah kecil yang memimpikan kembang gula temannya)


Puisi Sebatang Bunga Rumput

Terik.
Berpeluh.
Melayang pada kerikil keras tanpa suara,
pada gubuk tua di ladang kering,
pada sebelah sepatu usang yang dicampakkan. Pada apa akan berhenti?
Di mana mata kan menyandarkan lelah?
Kosong.
Dihembus angin ke sana-sini.
Tidak mampu melawan.
Kemarau panjang mengikat diri.
Rindukan hujan, sangat!




welcome to the never ending blog :P

ngeblog lagiiii!!
setelah sekian lama ga ngeblog.. trus bikin account blog di mana (huuupph), baliknya ke sini juga..
so.. welcome and enjoy!

muach